Nama : Bimo Haryo Pinandito
NIM : 18503241041
Kelas : T1 Pemesinan
BAHASA INDONESIA
PENDIDIKAN KEJURUAN YANG IDEAL DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Apa itu Pendidikan Kejuruan
Menurut Evans (dalam Muliaty, 2007: 7) pendidikan kejuruan merupakan bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada satu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lain.
Karakteristik Pendidikan Kejuruan yang Baik
Karakteristik pendidikan kejuruan menurut Djohar (2007:1295-1297) adalah sebagai berikut:
a) Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang memiliki sifat untuk menyiapkan penyediaan tenaga kerja. Oleh karena itu orientasi pendidikan kejuruan tersebut mengarah pada lulusan yang dapat dipasarkan di dunia kerja.
b) Justifikasi pendidikan kejuruan mengacu pada kebutuhan nyata tenaga kerja di dunia usaha dan industri.
c) Pengalaman belajar yang didapatkan melalui pendidikan kejuruan meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik yang diterapkan baik pada situasi simulasi kerja melalui proses belajar mengajar, maupun situasi kerja yang nyata dan sebenarnya.
d) Keberhasilan pendidikan kejuruan diukur dari dua kriteria, yaitu keberhasilan siswa di sekolah (in-school success), dan keberhasilan siswa di luar sekolah (out-of school success. Kriteria pertama meliputi keberhasilan siswa dalam memenuhi persyaratan kurikuler, sedangkan kriteria kedua ditunjukkan oleh keberhasilan atau kinerja lulusan setelah berada di dunia kerja yang nyata dan sebenarnya.
e) Pendidikan kejuruan memiliki kepekaan/daya suai (responsiveness) terhadap perkembangan dunia kerja. Oleh karena itu pendidikan kejuruan harus dapat responsif dan proaktif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi, dengan menekankan pada upaya adaptabilitas dan fleksibilitas untuk menghadapi prospek karir anak didik dalam jangka panjang.
e) Bengkel kerja dan laboratorium merupakan kelengkapan utama dalam pendidikan kejuruan, untuk dapat mewujudkan situasi belajar yang dapat mencerminkan situasi dunia kerja secara realistis dan edukatif.
f) Hubungan kerjasama antara lembaga pendidikan kejuruan dengan dunia usaha dan industri merupakan suatu keharusan, seiring dengan tingginya tuntutan relevansi program pendidikan kejuruan dengan tuntutan dunia usaha dan industri.
Standard Mutu Pendidikan di Indonesia
Mutu yang baik memiliki standar. Oleh karena itu, secara nasional diberlakukanlah standar-standar mutu pendidikan, yang disebut Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam pasal 2 ayat 1 PP No. 19 tahun 2005 dinyatakan bahwa ruang lingkup SNP meliputi: (1) standar isi; (2) standar proses; (3) standar kompetensi lulusan; (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan; (5) standar sarana dan prasarana; (6) standar pengelolaan sekolah; (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.
Opini saya pribadi
Menurut opini atau pendapat saya pribadi, pendidikan kejuruan yang ideal ialah pendidikan yang dilaksanakan dengan semaksimal mungkin dalam mengembangkan kompetensi/ skill yang harus dimiliki oleh para siswa. Cara mengoptimalkan kompetensi tersebut ditengah pandemi Covid-19 ialah dengan tetap melaksanakan praktikum dibengkel maupun laboratorium secara tatap muka langsung dengan pembatasan jumlah siswa per pertemuan serta tetap menjaga protokol kesehatan. Karena apabila praktikum hanya dilakukan dengan sistem virtual online ibarat seperti membongkar sepeda tetapi tidak menyentuhnya. Kemudian untuk mata pelajaran berbasis virtual harus didukung oleh perangkat komputer serta jaringan para siswa tersebut hingga semua bisa mengikuti dengan baik.
0 komentar